Kehidupan Kristen Dalam Tindakan Sehari-Hari

Roma 12:9-13

Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi Tuhan…

Tanpa kasih, kehidupan orang beriman sia-sia, karena diajarkan Tuhan Yesus berdasarkan kasih. Karena maha pentingnya kasih bagi kehidupan orang beriman, maka selalu diingatkan, dibacakan Hukum Kasih itu di setiap ibadah hari Minggu. Itu semua bertujuan agar kita sebagai orang beriman tidak melupakan pesan Tuhan Yesus agar kita tiada hentinya mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama. Bagaimana kasih itu dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mari Bapak, Ibu, Saudara kita mengacu dalam kitab Roma 12:4-13. Bahwa kasih itu jangan pura-pura, kasih itu harus tulus, bukan bermain sandiwara, tidak dengan maksud yang tersembunyi. Mengapa demikian? Karena ada orang yang mengasihi dengan maksud untuk mendapatkan sesuatu sebagai hasilnya. Juga ada kasih yang bersifat mementingkan diri sendiri dengan tujuannya mendapat lebih banyak dari pada yang diberikan. Tetapi kasih yang benar tidak bersifat mementingkan diri sendiri, karena kasih itu benar-benar keluar dari hati demi kepentingan orang lain. Kita harus mengasihi yang jahat dan melakukan yang baik. Kita harus saling mengasihi dalam kasih persaudaraan, sehingga terjalin kehidupan yang guyub rukun dan tidak membeda bedakan.

Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi Tuhan…

Kita bukan orang-orang asing dalam jemaat Kristen. Kita juga bukan kelompok-kelompok yang saling mengisolirkan, kita adalah saudara-saudara, karena kita mempunyai satu Bapa yaitu Allah. Dan juga kita harus saling nebdahului dalam memberi hormat. Mengapa demikian? Karena ada orang yang merasa tidak diberi tempat yang layak, kemudiian orang itu merasa telah diabaikan atau tidak dihargai. Padahal tanda orang Kristen yang sejati adalah selalu rendah hati kepada siapa saja.

Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi Tuhan..

Juga kehidupan Kristen harus semangat, kita harus tidak kendor, tidak boleh ada kelesuan di dalamnya. Orang Kristen tidak boleh dan tidak dapat mencari jalan yang enak saja. Karena kehiudpan di dunia adalah medan pertempuran antara yang baik dan yang jahat, waktunya singkat dan kehidupan adalah persiapan menuju hidup kekal. Kita harus memelihara roh kita supaya tetap menyala-nyala. Orang yang tidak dapat diterima oleh Kristus adalah orang yang ragu-ragu terhadap antusiasme atau orang yang tidak panas dan tidak dingin (Wahyu 3:15,16). Tetapi yang diperkenankan Kristus adalah orang-orang yang bertekun dengan tidak putus asa, mereka yang menyala-nyala hidupnya untuk Kristus.

Bapak, Ibu, Saudara sebagai orang beriman mari kita mohon pertolongan kepada Tuhan untuk dimampukan menjalankan ajaran Tuhan Yesus dalam kehidupan kita sehari-hari. Tuhan Yesus memberkati kita. Haleluya (ESTS)