Hidup Yang Diubahkan

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”Roma 12:2

Hidup kekristenan harus bisa menunjukkan perubahan yang mendasar yaitu perubahan sikap hidup yang mementingkan diri sendiri menjadi hidup untuk melayani Tuhan dan sesama. Perubahan sejati (transformasi) adalah karya Roh Kudus yang dimulai dari dalam hati dan pikiran, bukan sekadar mengubah perilaku luar. Ketika kita menerima Kristus, identitas kita diubah dari hidup dalam kegelapan menjadi hidup dalam terang kasih-Nya, dan selanjutnya hidup yang menyerupai Kristus.

Namun, seringkali kita terjebak dalam pola pikir duniawi yang membuat kita sulit bertumbuh dan berubah. Apa yang sebenarnya yang Tuhan kehendaki dalam perubahan setiap umat tebusan-Nya yang dikehendaki?

  1. Pertobatan sejati (kerendahan hati): Menyadari dan mengakui segala kesalahan dan dosa serta berhenti merasa diri sudah baik dan benar.
  2. Pembaharuan budi: Menyilakan firman Tuhan mengubah cara pandang kita terhadap diri sendiri, sesama, dan situasi hidup yang kita jalani.
  3. Proses bertahap: Menjadi serupa dengan Kristus adalah perjalanan seumur hidup (pengudusan) yang terus-menerus dan tidak lekang oleh waktu.

Perubahan hidup dimulai dengan respon syukur karena kita sudah dikasihi dan diselamatkan oleh-Nya. Tuhan tidak menuntut kesempurnaan instan, tetapi komitmen untuk terus berjalan bersama-Nya dan membiarkan diri diubah oleh-Nya. (SAR)