Gaya Hidup Berkelanjutan: Mengubah Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromatik

Penulis: Monica Suprihatin

Seiring perkembangan zaman, tantangan, dan dinamika kehidupan semakin beragam dan kompleks. Globalisasi, kemajuan teknologi, serta perubahan sosial dan budaya memberikan dampak positif sekaligus negatif bagi perkembangan moral dan karakter manusia tentang kepedulian pada lingkungan dan cinta tanah air.

Gaya hidup bisa dikatakan menjadi sebuah trend dan kebutuhan bagi manusia. Gaya hidup modern cenderung menyajikan hal-hal yang praktis dan ringkas. Namun, gaya hidup berkelanjutan atau sustainable lifestyle merupakan kesadaran menjalankan hidup dengan memikirkan keberlangsungannya dalam jangka panjang, karena hampir semua tindakan yang kita lakukan pada masa kini memiliki dampak pada lingkungan untuk masa depan.

Penting untuk dipikirkan bersama merancang suatu proyek inovatif, mudah dan murah untuk mendukung “Gaya Hidup Berkelanjutan“. Salah satu langkah sederhana yang dapat kita lakukan adalah dengan mengolah kembali limbah di sekitar kita terutama limbah rumahtangga menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai jual.

Membuat Lilin Aromatik dari Limbah Minyak Jelantah Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan.

Bahan dan alat yang di butuhkan untuk membuat lilin aromatik dengan perbandingan 1:1 ( 1 liter minyak jelantah, 1 kg parafin)

Bahan :
1. Paraffin 1 kg ( dapat di beli di toko bahan kimia)
2. Minyak jelantah 1 liter
3. Crayon bekas ( pilih warna sesuai selera)
4. Benang kasur ( bukan bahan polyester)
5. Essensial oil
6. Arang
7. Bunga kering ( sesuai selera)

Alat :
1. Gas
2. Kompor
3. Panci
4. Pengaduk
5. Gelas / cetakan lilin ( bahan kaca lebih baik)
6. Ember/ baskom
7. Bahan kemasan ( packaging)

Cara Membuat:

  1. Siapkan gelas ( bahan kaca lebih baik), sumbu lilin ( benang kasur yang tidak mengandung polyester) tusuk sate untuk mengikat sumbu lilin supaya tetap tegak saat cairan lilin di tuang pada gelas.
  2. Tuang minyak jelantah pada ember atau baskom yang sudah terisi dengan arang ( 2-3 potong tanggung) diamkan selama 24 jam. Fungsi arang adalah untuk menyerap bau pada minyak jelantah.
  3. Siapkan panci, minyak jelantah yang sudah di rendam dengan arang disaring lalu tuang pada panci dan panaskan dengan api kecil.
  4. Saat minyak jelantah dalam kondisi hangat, masukkan parafin atau bisa menggunakan lilin bekas yang sudah di potong kecil-kecil sebagai pengganti parafin. Adukan sampai mencair sempurna.
  5. Dalam kondisi panas (mencair sempurna) tambahkan crayon bekas yang sudah di serut halus sebagai pewarna (warna sesuai selera dapat di bagi beberapa warna) aduk-aduk kembali sampai warna tercampur rata.
  6. Matikan kompor, tambahkan 5-7 tetes essensial oil ( sesuai selera) aduk rata.
  7. Tuang cairan lilin dalam wadah (gelas kaca yang sudah di siapkan diawal)
  8. Tunggu sampai setengah dingin, tambahkan bunga-bunga kering sebagai hiasan diatas permukaan lilin. Diamkan sampai lilin mengeras.
  9. Kemas lilin dengan kemasan yang transparan sehingga terlihat cantik dan menarik.
  10. Lilin aromatik siap di gunakan, juga dapat sebagai sovenir, oleh-oleh atau hadiah.

Keunggulan Lilin Aromatik dari bahan limbah minyak jelantah selain mudah dan murah, juga dapat membantu mengurai limbah rumah tangga, peduli lingkungan, mengatasi pencemaran tanah dan air akibat minyak bekas, bahkan dapat menjadi peluang wirausaha dan menghasilkan keuntungan.

Semoga bermanfaat, selamat mencoba.