HARI CINTA KASIH

Bulan Februari sering disebut sebagai bulan kasih sayang, karena tanggal 14 Februari sering diperingati sebagian besar orang sebagai Valentine’s day atau hari kasih sayang. Sebenarnya apa latar belakang merayakan hari kasih sayang tersebut, kita juga kadang tidak mengetahuinya secara jelas. Mengapa kita tidak melihat saja pada Firman Tuhan yang ditulis dengan jelas dalam 1 Korintus 13:13. “Dan sekarang tinggal ketiga hal ini: iman, pengharapan, dan kasih; dan yang terbesar di antaranya adalah kasih.” Nah kalau ini jelas, bahwa cinta kasih adalah inti dari ajaran Kristen. Tuhan Yesus sendiri mengajarkan kita untuk mencintai Tuhan dan mencintai sesama seperti mencintai diri sendiri. Namun, apa itu cinta kasih yang sebenarnya?

Cinta kasih bukanlah hanya sekedar perasaan, tetapi adalah tindakan nyata yang kita lakukan untuk orang lain. Cinta kasih adalah ketika kita memberikan diri kita untuk orang lain, tanpa mengharapkan balasan. Cinta kasih adalah ketika kita memaafkan orang lain, bahkan ketika mereka bersalah kepada kita. Tuhan Yesus menunjukkan cinta kasih-Nya kepada kita dengan memberikan diri-Nya untuk kita, bahkan sampai mati di atas salib. Dia tidak melakukan itu karena kita baik atau karena kita terlibat dalam banyak pelayanan, melainkan karena Dia mencintai kita.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah menunjukkan cinta kasih kepada sesama kita? Apakah kita sudah memaafkan orang lain yang bersalah kepada kita? Apakah kita mau berkorban untuk orang lain? Cinta kasih itu adalah pilihan, kita bisa memilih untuk mencintai atau tidak mencintai. Namun, jika kita ingin menjadi seperti Tuhan Yesus, maka kita harus memilih untuk mencintai. Hari cinta kasih artinya setiap hari hidup diliputi dengan cinta kasih, tidak hanya tanggal 14 Februari saja.

“Tuhan, tolong kami untuk bisa memberikan cinta kasih kami sesama kami seperti Engkau mencintai kami. Tolonglah kami untuk bisa memaafkan orang lain dan memberikan diri kami untuk mereka. Amin. (ed)”