TOLONG MENOLONG

“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu, Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus”
Galatia 6 : 2

Bapak Ibu saudara yang dikasihi Tuhan,
Di dalam kehidupan ini, setiap hari kita selalu melihat adanya beban, baik yang kita rasakan atau dirasakan oleh orang lain. Beban karena kesulitan ekonomi, beban karena sakit, beban anak-anak muda yang bergumul dengan masa depannya, dan beban rekan sepelayanan yang mulai merasa lelah. Tuhan tidak pernah meminta kita menjadi orang Kristen yang kuat sendirian, yang bisa mengatasi semuanya sendiri. Tuhan memerintahkan kita untuk bertolong-tolongan. Artinya suatu saat kita menolong tapi suatu saat juga kita perlu ditolong. Tolong menolong menurut Alkitab bukan sekedar membantu kalau ada waktu luang, tapi memiliki 3 makna yang dalam:
1. Menanggung, bukan hanya melihat.
Kata “menanggung beban” artinya memikul sampai kita ikut merasakan beratnya beban tersebut. Seperti Simon dari Kirene yang memikul salib Yesus. Di gereja, tolong menolong bukan hanya melihat saudara jarang hadir, tapi mengunjunginya. Tidak hanya mendengar jemaat yang kesusahan, tapi kita ikut memikul melalui doa dan tindakan nyata yang bisa dilakukan.
2. Memberi dengan kerelaan, bukan karena terpaksa.
Kasih harus nyata. Menolong bukan karena ingin dipuji, bukan karena sungkan, dan bukan karena kewajiban organisasi. Menolong karena kasih Kristus sudah lebih dulu menolong kita saat kita masih berdosa. Kita bersyukur sudah ditolong Tuhan, sekarang giliran kita menolong sesama.
3. Menjadi jembatan berkat
“Berdua lebih baik daripada seorang diri…kalau seorang jatuh, yang lain dapat mengangkatnya”. Di zaman sekarang, tidak ada satu keluarga pun yang bisa bertahan sendiri. Tidak ada satu orang Kristen pun yang bisa bertumbuh imannya sendirian. Kita adalah satu tubuh Kristus. Ketika satu anggota lemah, anggota lain menopang. Di dalam kebersamaan itulah kekuatan gereja kita.

Hari ini, siapa yang perlu kita tolong di sekitar kita? Mungkin hanya dengan mendengarkan cerita selama beberapa menit saja, membantu tetangga yang sedang susah, atau mendoakan rekan sepelayanan yang sedang dalam masalah. Mari kita pulang dari ibadah hari ini dengan komitmen: “Hari ini saya tidak hanya beribadah, tapi saya mau memikul beban bersama saudara saya.”Karena ketika kita menolong, maka kitapun juga akan ditolong. (ed)