JANGAN TERUS MENGELUH!

Pada suatu kali bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang nasib buruk mereka, dan ketika TUHAN mendengarnya bangkitlah murka-Nya, kemudian menyalalah api TUHAN di antara mereka dan merajalela di tepi tempat perkemahan.
(Bilangan 11:1)

Mengeluh sering terjadi pada seseorang yang berharap pada sesuatu namun belum dapat menggapainya. Mengeluh belum memiliki pekerjaan, belum memiliki pasangan hidup, belum memiliki mobil, belum memiliki rumah sendiri dan masih banyak yang lainnya.

Bacaan Firman Tuhan hari ini dari Bilangan 11:1, mengisahkan bagaimana bangsa Israel bersungut-sungut tentang keadaan mereka setelah dibawa keluar dari perbudakan Mesir. Mereka seperti anak yang manja, maunya apa yang mereka inginkan selalu diberikan oleh Tuhan. Hal inilah yang membuat Tuhan murka.

Sebagai orang percaya kita seharusnya belajar memahami apa yang diinginkan Tuhan. Apa yang dikerjakan Tuhan adalah baik bagi kita, namun seringkali kita tidak memahami hal itu sehingga yang terjadi kita bersungut-sungut, mengeluh dan bahkan memberontak.

Seperti halnya bangsa Israel, Tuhan ingin membebaskan mereka dari perhambaan di Mesir, namun karena kurang sabarnya mereka akan rancangan Tuhan itu, mereka bersungut-sungut. (Keluaran 17:3).

Saudaraku, percayalah bahwa rancangan Tuhan itu baik untuk kita (Yeremia 29:11), oleh sebab itu kerjakan apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita dan percayalah bahwa rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera. Amin (SAR)

Yesaya 25:1
Ya TUHAN, Engkaulah Allahku; aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi nama-Mu; sebab dengan kesetiaan yang teguh Engkau telah melaksanakan rancangan-MU yang ajaib yang telah ada sejak dahulu.