LUPAKAN, FOKUS DAN BERTINDAK

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus
(Filipi 3 : 13-14)

Setiap orang pada umumnya menginginkan kehidupan yang lebih baik. Kehidupan yang lebih baik secara ekonomi, sosial, karir, kepribadian maupun iman dan spiritual. Namun dalam kenyataannya tidak semua orang terpenuhi keinginanya. Tentu ada banyak faktor yang menyebabkan, salah satu sebab yang sering terjadi karena orang hanya memiliki sebatas keinginan namun tidak ada komitmen, tidak konsisten, tidak focus untuk mencapai keinginan/tujuannya.
Ada pembelajaran yang dapat dipetik dari Rasul Paulus. Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, Rasul Paulus mengungkapkan bahwa ia memiliki keinginan atau tujuan “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya” (Filipi 3:10). Tujuan Paulus ini dalam ayat berikutnya diungkapkan dengan bahasa yang lebih mudah dipahami “dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus’ (Filipi 3:14).
Ada 3 hal yang dilakukan Rasul Paulus untuk mencapai keinginan dan tujuan yang dapat diteladani yaitu :

  1. Melupakan apa yang di belakangku.
    Segala kepahitan, kemarahan, sakit hati, kecewa, perasaan gagal harus ditinggalkan agar tidak menjadi beban dan menghambat langkah kita kedepan. Yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang. Tidak perlu mengingat-ingat kesalahan orang lain, menyesali terus-menerus kesalahan yang kita perbuat, membanggakan terus-menerus prestasi yang pernah dicapai. Jika kita terus menoleh ke belakang, sulit bagi kita untuk terus maju kedepan.
  2. Mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.
    Arinya harus fokus. Pikiran, usaha dan daya iarahkan kepada tujuan. Saat ini ada banyak hal yang sering mengalihkan fokus kita. Barang, kegiatan, gaya hidup, kenikmatan yang ditawarkan seringkali amat menarik yang jika tidak hati-hati bisa mengalihkan fokus kita ke hal lain diluar tujuan yang akan kita capai. Jika diperlukan tulislah tujuan kita, tulis pula prioritas kegiatan dan sumber daya yang diutuhkan untuk membantu fokus kita.
  3. Berlari ke tujuan.
    Berlari adalah bentuk aksi atau tindakan untuk melangkah bahkan melangkah lebih cepat daripada berjalan. Banyak orang punya keinginan dan tujuan namun mereka enggan untuk mulai melangkah, ragu untuk berjalan, malas untuk berlari. Paulus memberi teladan bukan hanya melangkah atau berjalan namun berlari. Orang yang berlari memberikan energi lebih banyak dan berusaha lebih keras agar cepat sampai kepada tujuan.

Selamat menapaki tahun yang baru dengan tujuan hidup yang baru, fokus yang baru, semangat dan energi yang baru untuk mecapai tujuan hidup yang lebih baik. Tuhan memberkati. Amin (EHC)