GKJ Kabluk Semarang Rayakan HUT ke-35 dengan tema Nulat, Nuladha, Nuladhake

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kabluk Semarang Rayakan HUT ke-35 dan Refleksi Pelayanan Melalui Ibadah Syukur.

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kabluk Semarang menyelenggarakan Ibadah Syukur dan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 pada Sabtu, 19 September 2026. Dengan mengusung tema “Nulat, Nuladha, Nuladhake”, acara berlangsung secara khidmat sekaligus penuh sukacita di gedung gereja, serta disiarkan secara live youtube GKJ Kabluk agar dapat diikuti oleh segenap warga jemaat. Momen refleksi perjalanan pelayanan selama tiga setengah dekade ini dipenuhi dengan rangkaian puji-pujian, persembahan seni kebudayaan Jawa, dan doa syukur atas pemeliharaan Tuhan bagi gereja yang berdiri sejak 19 September 1991 tersebut.

Dalam khotbah dan refleksi firman yang didasarkan pada Kitab Filipi 2:5-11, Pendeta Nikolaus Satrio Nugroho mengajak jemaat untuk merenungkan pertanyaan “Quo Vadis Ecclesia” atau ke mana arah perjalanan gereja. Jemaat diajak untuk memindahkan fokus dari kebanggaan diri sendiri kepada rancangan dan kemuliaan Kristus. Melalui tema tahun ini, jemaat GKJ Kabluk diharapkan tidak hanya memandang dan meneladani Kristus, tetapi juga membagikan serta meneladankan kasih Kristus di dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Ibadah syukur ini juga dirangkaikan dengan peristiwa penting kemajelisan, yakni prosesi purna tugas (pelerehan) para penatua dan diaken yang telah menyelesaikan masa layan mereka, sekaligus peneguhan pejabat penatua dan diaken yang baru. Selain melantik dan melepas jajaran majelis gereja, ibadah ini diwarnai momen istimewa memperingati satu dekade (10 tahun) masa pengembalaan Pendeta Nikolaus Satrio Nugroho di GKJ Kabluk Semarang sejak diteguhkan pada 19 September 2016 lalu.

Sebagai bentuk rasa syukur bersama, perayaan HUT ke-35 dilanjutkan dengan pemotongan kue ultah, tiup lilin, serta penayangan video ucapan selamat dari berbagai blok wilayah jemaat dan komisi gereja. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak memenuhi seluruh ruangan saat jemaat saling memberikan salam sukacita. Rangkaian acara ditutup dengan doa serta berkat utusan agar GKJ Kabluk Semarang terus tumbuh, mandiri, dan menjadi berkat bagi banyak jiwa.