METAMORFOSIS
“Barangsiapa berada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama telah berlalu, sesungguhnya segala sesuatu telah menjadi baru” (2 Korintus 5:17)
Dalam Biologi kita mengenal Metamorfosis. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, Meta berarti perubahan dan Morfo berarti bentuk. Sehingga Metamorfosis diartikan secara harafiah adalah perubahan bentuk, sebuah perubahan yang dialami oleh mahkluk hidup dalam siklus hidupnya. Ilustrasi yang sering digunakan adalah proses metamorfosis Ulat menjadi Kupu-kupu sebagai proses pembaruan kehidupan mahkluk ciptaan-Nya. Hal ini merupakan sebuah perwujudan bahwa pembaruan ciptaan yang dilakukan Allah tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi seluruh ciptaan-Nya. Terdapat tiga siklus penting yang dapat kita amati dalam proses metamorfosis Ulat menjadi Kupu-kupu:
- Ulat bukanlah binatang yang menarik bahkan mungkin menjijikkan, dan memiliki indera penglihatan yang sangat buruk. Dalam siklus ini aktivitas ulat adalah makan, makan, dan makan. Ulat makan dedaunan untuk memberikan nutrisi bagi dirinya untuk bertumbuh cepat. Ulat bisa tumbuh 10.000 kali lipat dalam waktu 20 hari
- Sebelum menjadi kepompong, seekor ulat akan berganti kulit 4-6 kali, untuk mengubah dan membentuk dirinya sehingga berukuran maksimal.
- Ulat akan diam di dalam kepompong untuk waktu yang cukup lama, butuh waktu 9-12 hari bahkan ada yang sampai berbulan-bulan untuk bersabar dalam proses membentuk dirinya menjadi kupu-kupu
Lalu bagaimanakah manifestasi proses metamorfosis kehidupan iman kita dalam proses pembaruan ciptaan oleh Tuhan Yesus?
- Sebagai manusia yang berdosa tentu hidup kita tidak layak di hadapan TUHAN bahkan terkadang mata kita tertutup oleh dosa sehingga tidak mengetahui mana yang menjadi kehendak Allah atau mana itu keinginan kedagingan kita. Maka dari itu kita harus banyak membaca Firman Tuhan, sebagai menu makanan rohani kita agar kita semakin mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan. Semakin sering membaca Firman Tuhan maka iman kita akan bertumbuh semakin cepat. [Amsal 4:10-13]
- Sediakanlah diri kita untuk bersedia diubah oleh TUHAN, melepaskan manusia lama dan berganti dengan manusia baru. Setiap hari melakukan pembaruan diri, sehingga iman kita bisa bertumbuh secara maksimal [Efesus 4:23-24]
- Percayalah bahwa hidup bersama Tuhan akan penuh pengharapan, Tuhan menjanjikan semuanya akan indah pada waktunya. Namun terkadang manusia tidak sabar, tidak mau melewati proses yang dikehendaki Tuhan. Untuk itu teruslah berjalan bersama Tuhan, setialah menurut cara-Nya. Niscaya hidupmu akan indah pada waktunya dalam kemuliaan bersama Allah.[Roma 8:17]
Selamat PASKAH, selamat merayakan karya TUHAN dalam mambarui ciptaanNya. Sediakanlah diri untuk dibaharui dan tetaplah setia kepada TUHAN menjalani hidup menurut caraNya, niscaya hidup kita akan penuh kemuliaan bersama Bapa di Surga. Tuhan memberkati. (AP)